Download

Buku Panduan Pendidikan PPDS-IKA

Algoritma

  1. Tata laksana Kolik Infantil, Konstipasi Fungsional, dan Regurgitasi

Growth Chart

  1. Kurva Pertumbuhan CDC (2000)
  2. Kurva WHO (Part 1)
  3. Kurva WHO (Part 2)

Konsensus

  1. Konsensus Diagnosis dan Tata Laksana Sindrom Metabolik Pada Anak dan Remaja
  2. Konsensus Diagnosis dan TataLaksana Sepsis Pada Anak
  3. Konsensus Glomerulonefritis Akut
  4. Konsensus Infeksi Saluran Kemih Pada Anak
  5. Konsensus Nasional Pengelolaan Diabetes Mellitus Type I
  6. Konsensus Nasional Pengelolaan DIabetes Mellitus Type II
  7. Konsensus Penatalaksanaan Kejang Demam
  8. Konsensus Tata Laksana Sindrom Nefrotik Idiopatik Pada Anak
  9. Resusitasi dan Stabilisasi neonatus

Panduan Praktis Klinis

  1. Panduan Emergensi, Rawat Intermediate dan Rawat Intensif Anak
  2. Panduan Praktik Klinis Diagnosis dan Tata Laksana Diabetes Melitus tipe 1 Anak Remaja
  3. Panduan Praktik Klinis Diagnosis dan Tata Laksana Hipotiroid-Kongenital
  4. Panduan Praktik Klinis Diagnosis dan Tatalaksana Hipertiroid
  5. Panduan Praktik Klinis Diagnosis dan Tatalaksana Tiroiditis Hashimoto
  6. Panduan Praktik Klinis Ketoasidosis Diabetik dan Edema Serebri
  7. Panduan Praktik Klinis Tongue tie

Pedoman

  1. Formularium Spesialistik Ilmu Kesehatan Anak (2013)
  2. Panduan Etika dan Perilaku Dokter Spesialis Anak Indonesia
  3. Pedoman Pelayanan Medis Edisi II Tahun 2011
  4. Pedoman Praktik Dokter Spesialis Anak
  5. Pedoman Penerapan Terapi HIV pada Anak

Rekomendasi

  1. Penanganan Perdarahan Akut pada Hemofilia
  2. Penggunaan Popok Bayi dan Anak untuk Mencegah Infeksi Saluran Kemih
  3. Rekomendasi Antibiogram di Rumah Sakit
  4. Rekomendasi Diagnosis dan Tata Laksana Alergi Susu  Sapi (2014)
  5. Rekomendasi Diagnosis dan Tata Laksana Alergi Susu Sapi (2011)
  6. Rekomendasi Diagnosis dan Tata Laksana Penyakit Refluks Gastroesofagus
  7. Rekomendasi Diagnosis, Tata laksana, dan Pencegahan Obesitas Pada Anak dan Remaja
  8. Rekomendasi Gangguan Saluran Cerna
  9. Rekomendasi Hiperplasia Adrenal Kongenital
  10. Rekomendasi IDAI Air Susu Ibu dan Menyusui
  11. Rekomendasi IDAI Asuhan Nutrisi Pediatrik
  12. Rekomendasi IDAI mengenai Pemeriksaan Penunjang Diagnostik Demam Tifoid
  13. Rekomendasi IDAI Mengenai Penggantian Vaksin Saat Kelangkaan Vaksin
  14. Rekomendasi IDAI Suplemen Zat Besi
  15. Rekomendasi IDAI untuk Anak yang Terpajan Vaksin Palsu
  16. Rekomendasi Kehadiran Dokter Spesialis Anak pada Pertolongan Persalinan per Vaginam
  17. Rekomendasi Kekerasan terhadap Anak
  18. Rekomendasi Kesehatan Anak Akibat Bencana Kabut Asap
  19. Rekomendasi Larangan Penggunaan Metode Serologi untuk Penegakan Diagnosis TB
  20. Rekomendasi Memerah dan Menyimpan Air Susu Ibu
  21. Rekomendasi Pedoman Pengukuran dan Evaluasi Tekanan Darah pada Anak dan Remaja
  22. Rekomendasi Pemantauan Tumbuh-Kembang Anak
  23. Rekomendasi Pemberian Makan Berbasis Bukti
  24. Rekomendasi Penatalaksanaan Status Epileptikus
  25. Rekomendasi Penatalaksanaan Trauma Kepala
  26. Rekomendasi Pencegahan Primer Alergi
  27. Rekomendasi Pendekatan Diagnosis dan Tata Laksana Masalah Makan Pada Batita
  28. Rekomendasi Penggantian trivalent Oral Polio Vaccine menjadi bivalent Oral Polio Vaccine
  29. Rekomendasi Penggantian Vaksin Saat Kelangkaan Vaksin
  30. Rekomendasi Penggunaan Zinc dan Cairan Rehidrasi Oral Hipoosmolar
  31. Rekomendasi Pengukuran Lingkar Kepala dan Ubun-Ubun Besar
  32. Rekomendasi Pertolongan pada Anak dalam Keadaan Bencana
  33. Rekomendasi Praktik Pemberian Makan Berbasis Bukti pada Bayi dan Batita untuk Mencegah Malnutrisi
  34. Rekomendasi Resusitasi dan Stabilisasi neonatus
  35. Rekomendasi Skrining Hipotiroid Kongenital Bayi Baru Lahir
  36. Rekomendasi Suplementasi Besi untuk Bayi dan Anak
  37. Rekomendasi Tata laksana Menurunkan Angka Kematian Ketoasidosis Diabetikum (KAD) pada Anak dengan Diabetes Melitus Tipe 1 (DM 1)
  38. Rekomendasi Tata Laksana Syok
  39. Rekomendasi Tentang Penanggulangan Diare Korban Bencana
  40. Rekomendasi Tes Kulit pada Pemberian Injeksi Antibiotik
  41. Rekomendasi TONGUE TIE
  42. Rekomendasi IDAI Asuhan Nutrisi Pediatrik
  43. Rekomendasi IDAI Suplemen Zat Besi
  44. Safety Alert Kodein
  45. Tuberkulosis

Modul

  1. Modul Alergi Imunologi
    1. Urtikaria
    2. Rintis Alergi
    3. Alergi Obat
    4. Alergi makanan
    5. Dermatitis Atopik
    6. Asma pada Anak
    7. Penyakit Defisiensi Imun
    8. Lupus Eritematosus
    9. Purpura Henoch Scholein
  2. Modul Endokrinologi
    1. Hipoglikemia
    2. Hypertiroidisme
    3. Hipotiroidisme didapat
    4. Goiter non Toksik
    5. Hipogonadisme
    6. Hipokortisolism pada anak
    7. Sindrom Cushing
    8. Krisis Adrenal
    9. Disorder Of Sexual Development
    10. Varian Pubertas Normal
    11. Pubertas Prekoks
    12. Kalsium vitamin D
    13. Perawakan Pendek
    14. Perawakan Tinggi
    15. Diabetes Melitus tipe 1
    16. Diabetes Melitus tipe 2, resistensi insulin
    17. Ketoasidosis Diabetik
  3. Modul Gastroenterologi
    1. Muntah
    2. Konstipasi
    3. Kembung
    4. Diare Akut
    5. Diare Berkelanjutan
    6. Diare Kronik
    7. Gastroesophageal Reflux Disease
    8. Perdarahan Sal. Cerna Atas
    9. Perdarahan Sal Cerna Bawah
  4. Modul Hematologi Onkologi
    1. Hemoglobin Abnormal
    2. Anemia Hemolitik Autoimun
    3. Anemia Penyakit Kronik
    4. Anemia Aplastik
    5. Anemia Nutrisi
    6. Acquired Prothrombin Complex Deficiency
    7. Trombositosis
    8. Trombopati
    9. ITP
    10. Ganggan Koagulan Didapat
    11. Hemofilia
    12. Leukemia
    13. Tumor Padat
    14. Tumor Wilm’s
    15. Tumor Otak
    16. Tumor Tiroid
  5. Modul Hepatologi
    1. Hepatitis Akut
    2. Hepatitis Kronik
    3. Kolestasis
    4. Gagal Hati Fulminan
  6. Modul Kardiologi
    1. Chest Pain
    2. Gagal Jantung
    3. SVT
    4. Kardiomiopati
    5. Demam Reumatik dan PJR
    6. Endokarditis Infektif
    7. Penyakit Kawasaki
    8. Tetralogi Of Falot
    9. Atresia Trikuspid
    10. TAPVD
    11. Transposisi Great Artery
    12. AV Septal Defek
    13. Ventrikel Septal Defek
    14. Atrium Septal Defek
    15. Paten Duktus Ateriosus
    16. Coartasio Aorta
    17. Stenosis Pulmonal
    18. Stenosis Aorta
  7. Modul Neonatologi
    1. Kangaroo Mother Care
    2. Hiperbilirubin
    3. Anemia pada Neonatus
    4. Gangguan Termoregulasi
    5. Apnea Prematuritas
    6. Kejang pada Neonatus
    7. Syok pada Neonatus
    8. Perdarahan pada Neonatus
    9. Penyakit Membran Hialin
    10. Retinopati Of Prematurity
    11. Sepsis Neonatorum
    12. Perdarahan Intra Ventrikuler
    13. PeriVentrikular Leukomalacia
    14. NEC
    15. Meconium Plugs
    16. Kista Paru
    17. Lobar Emfisema Kongenital
    18. Eventerasio Diafragma
    19. Hernia Diafragmatika
    20. Hipotiroidisme Kongenital
    21. Laringotrakeomalasia
    22. Hiperplasia Adrenal Kongenital
    23. Kriptokrismus pada Anak
    24. Hiperplasia Timus
    25. Osteopeni
    26. Resusitasi dan Stabilisasi neonatus
  8. Modul Nefrologi
    1. Kelainan Kongenital Ginjal & Saluran Kemih
    2. Hematuria
    3. Proteinuria
    4. Hipertensi
    5. Enuresis
    6. Inkontinensia Urin
    7. Infeksi Sal. Kemih
    8. Batu Saluran Kemih
    9. Keracunan Jengkol
    10. Sindrom Nefrotik
    11. GNA
    12. GNK
    13. VUR
    14. Asidosis Tubulus Renal
    15. Asidosis Tubulus Renal
    16. Gagal Ginjal Akut
  9. Modul Nutrisi dan Penyakit Metabolik
    1. Landasan Nutrisi
    2. Asuhan Nutrisi Anak & Remaja
    3. Infant Feeding
    4. Diet Pada Pelbagai Penyakit
    5. Inborn Error Metabolism
    6. Malnutrisi Energi Protein
    7. Obesitas pada Anak dan Remaja
  10. Modul Neurologi
    1. Kejang Demam
    2. Ensefalopati
    3. Ensefalitis Virus
    4. Palsi Serebral
    5. Retardasi Mental
    6. Meningitis Bakterialis
    7. Abses Otak
    8. Transverse Mielitis
    9. Subacute Sclerossing Panencephalitis (SSPE)
    10. Neurofibromatosis
    11. Myasthenia Gravis
    12. Sindroma Guillain Barre
    13. Tuberosklerosis
    14. Sturge Weber Syndrome (SWS)
  11. Modul Emergensi dan Rawat Intensif Anak
    1. Resusitasi
    2. Tindakan Darurat pada Gawat Napas Bayi dan Anak
    3. Pemantauan Hemodinamik
    4. Syok
    5. Syok Anafilaksis
    6. Ventilasi Mekanik Pada Neonatus
    7. Benda Asing pada Saluran Napas
    8. Penurunan Kesadaran
    9. Gangguan Keseimbangan Asam Basa
    10. Gangguan Keseimbangan Cairan dan Elektrolit
    11. Kristaloid dan Koloid
    12. Perdarahan Intrakranial
  12. Modul Respirologi
    1. Influenza Pada Anak
    2. Selesma
    3. Rinotonsilofaringitis (virus)
    4. Laringotrakeitis
    5. Rinosinobronkitis
    6. Bronkitis Akut
    7. Bronkiolitis
    8. Pneumonia
    9. Pertusis
    10. Bronkiektasis
    11. Abses Paru
    12. Empiema Torasis
    13. Tuberkulosis
    14. Meningitis Tuberkulosa
    15. Tuberkuloma
    16. Tuberkulosis Pada Neonatus
    17. Obstructive Sleep Apnea Syndrome (OSAS) pada Anak
    18. Efusi Pleura Pada Anak
    19. Pneumotoraks
    20. Edema Paru
    21. Avian Influenza Pada Anak
  13. Modul Penyakit Tropik Infeksi
    1. Vaksinasi
    2. Demam Tanpa Penyebab Yang Jelas (Fever Of Unknown Origin)
    3. Infeksi Nosokomial
    4. Sepsis
    5. Infeksi Virus Dengue
    6. Chikunguya
    7. Morbili
    8. Rubela
    9. Parotitis Epidemika
    10. Varisela
    11. Hand Foot and Mouth Disease
    12. Herpes Simplex Virus
    13. Infeksi HIV Pada Bayi Dan Anak
    14. Poliomielitis
    15. Otitis Media Akut
    16. Demam Tifoid
    17. Difteria
    18. Tetanus
    19. Malaria
    20. Penyakit Antrax
    21. Penyakit Kusta
    22. Filariasis
    23. Kandidiasis
    24. Leptospirosis
    25. Soil Transmitted Helminthiasis
    26. Amebiasis
    27. Rabies
  14. Modul Tumbuh Kembang
    1. Tumbuh Kembang Anak
    2. Usaha Kesehatan Sekolah Dan Remaja
    3. Gagal Tumbuh (Failure to Thrive = Weight Faltering) pada Anak
    4. Keterlambatan Perkembangan Umum (Global Developmental Delayed)
    5. Keterlambatan Bahasa Dan Bicara
    6. Gangguan Perilaku
    7. Gangguan Perilaku Pada Anak: Temper Tantrum
    8. Gangguan Perilaku Pada Anak: Encopresis
    9. Kekerasan Dan Penelantaran Anak
    10. Substance Abuse Pada Remaja